Ida Dodi Sri Sancoyo menyampaikan materi pertama dengan tema "Peran Ormas Sebagai Mitra Polri Dalam Menjaga Kamtibmas." Dalam paparannya Ida Dodi menjelaskan bahwa peran ormas antara lain, yaitu berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan pemilih sehingga dapat melalui proses politik yang cerdas, selanjutnya yaitu pengawasan pemilu, monitoring kampanye, dan dialog serta mediasi.
Pemateri kedua dari Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul Sri Hartati SH. dengan tema materi "Pengawasan Partisipatif." Dalam paparannya ia menyampaikan untuk dapat sama-sama mengawasi pelaksanaan proses pemilu agar pemilu berjalan dengan lancar, aman, jujur dan adil. "Bila menemukan pelanggaran-pelanggaran pemilu, seperti hoaks dan money politics mohon bisa disampaikan atau dilaporkan ke Bawaslu," Ujarnya.
Di akhir sessi, Sri Hartati menyampaikan tagline "Bersama rakyat awasi pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu."
Materi terakhir disampaikan oleh Edi Iskandar, ST., M.Cs., Akademisi Universitas Teknologi Digital Indonesia. Edi mengupas tentang pentingnya sosialisasi pendidikan politik di perguruan tinggi, yaitu untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang proses pemilu, peran pemilih, dan dampaknya terhadap kebijakan publik.
"Pendidikan politik adalah upaya Untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada Individu, termasuk mahasiswa, tentang berbagai aspek sistem politik, proses politik, dan pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi." Ujarnya.
Menurut Edi, bahwa sosialisasi politik/ pemilu dapat memanfaatkan teknologi Informasi dan media sosial untuk menyebarkan informasi, menggalang dukungan, dan meningkatkan partisipasi pemilih.
Kita semua berharap pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, damai, jujur dan adil. (Irham/S15BIJ).
#pemiludamai2024 #ediiskandarstmcs #bakesbangpolbantul #bawaslubantul #senkombantul




Tidak ada komentar:
Posting Komentar